Eugenia Gina: Ilustrator Inspiratif

Namanya simpel saja: Gina. Tapi, karya-karyanya jauh dari simpel.

Ilustrator cerita anak yang sudah menghasilkan sekitar 30 buku ini telah menerima sejumlah penghargaan, seperti nominasi Singtel Asian Picture Book Award 2013 untuk ilustrasinya dalam buku “Cap Go Meh” dan Samsung KidsTime Author’s Award 2016 Grand Prize Winner untuk “Wuuss… Angin Membawa Telur Terbang” (cek resensi Si Kancil di sini).

Sarjana Seni dari Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB ini juga aktif dalam komunitas seperti Kelir (Kelompok Ilustrator Buku Anak Indonesia) dan SCBWI (Society of Children’s Book Writers and Illustrators) Indonesia.

Saat ini, ilustrator kelahiran Jakarta, 2 Desember 1971, tersebut berdomisili di Serpong bersama suami dan putrinya. Mampir-mampir ya ke website Gina di www.eugeniagina.com.

Halo! Nama Kak Gina sering Si Kancil lihat di sampul buku anak. Apakah Kak Gina memang suka menggambar dari kecil?
Sukaaaa! Dari TK aku sudah suka gambar. Di sekolah, aku suka menggambar di buku pelajaran, sampai kadang dimarahi ibu guru.

Adakah ilustrator, seniman, atau pelukis yang menginspirasi Kakak?
Aku suka ilustrasi karya Mary Blair, seniman dari Disney Studio. Gambar-gambarnya keren sangat!

Cerita dong bagaimana awalnya Kak Gina memutuskan menjadi ilustrator.
Awalnya karena hobi saja. Lama kelamaan, aku jadi punya satu tujuan untuk membuat buku anak yang punya pesan budaya dan akulturasi.

Seberapa penting sih peran ilustrasi dalam bacaan anak?
Ilustrasi bisa membantu kita mengimajinasikan suatu cerita. Ilustrasi yang unik tidak akan mematikan imajinasi anak, tapi justru membantunya untuk mengembangkan cerita.

Susah tidak membuat ilustrasi untuk buku anak? Adakah tantangan tertentu?
Susah dong, hahaha, karena kita ditantang untuk menghantarkan gambar yang sesuai dengan tema cerita. Setiap cerita akan punya karakter yang berbeda-beda. Mungkin saja di satu buku anak, gaya penggambarannya seperti komik, lalu di buku cerita lain gaya ilustrasinya lebih abstrak. Jadi harus sesuai dengan kebutuhan cerita.

Apa saja faktor yang perlu diperhatikan dalam ilustrasi buku anak, yang membuatnya berbeda dari ilustrasi umum?
Paling gampang sih, kita harus memposisikan diri sebagai anak: Apa yang kita tidak mau lihat atau kita rasa mengganggu ketika kita membaca cerita? Biasanya, hal-hal yang aku hindari adalah emosi yang berlebihan, warna yang mengganggu mata, atau layout yang berantakan.

Menurut Kak Gina sendiri, karakteristik ilustrasi Kak Gina seperti apa?Whimsical? Atau mungkin Si Kancil bisa menambahkan? Hehehe.
(Ehem, kalau menurut Si Kancil, gaya ilustrasi Kak Gina itu childlike dan lucu!)

Seperti apa proses kreatif Kak Gina saat mengerjakan suatu ilustrasi?
Yang pasti, pertama-tama aku harus riset dulu untuk menentukan karakter, lalu aku mendalami karakter tersebut. Misalnya, aku membayangkan sifatnya seperti apa, dan kalau sifatnya seperti itu, apa saja yang dia lakukan, gestur tubuhnya bagaimana, dan latar warnanya seperti apa.

Apakah Kak Gina juga berkarya di media lain selain buku?
Iya, aku masih berprofesi sebagai desainer grafis dan web, mayoritas di penerapan yang membutuhkan ilustrasi.

Kak Gina juga aktif di organisasi seperti Kelir dan SCBWI, ya. Cerita dong tentang tujuan dan aktivitas organisasi ini.
Kami di organisasi ini kepingin sekali dapat memberikan sedikit sumbangsih buat Indonesia. Caranya ya dengan memberikan pengetahuan dan tukar-menukar informasi tentang buku anak Indonesia kepada teman-teman seprofesi ataupun yang tertarik dengan dunia buku anak.

Biasanya, aktivitas kami berbentuk workshop, showcase karya, tukar-menukar info dan ragam proses pembuatan buku anak, sampai ke partisipasi dalam acara-acara yang ada hubungannya dengan buku anak, seperti bazar dan pameran. Silakan ajak-ajak kami ya kalau ada event yang berkaitan.

Apa harapan Kak Gina untuk dunia ilustrasi buku anak di tanah air?
Aku berharap kita punya semakin banyak kreator buku anak yang mengangkat konten lokal, dengan cerita-cerita yang keren dan mendidik. Aku juga ingin profesi ilustrator buku anak bisa semakin tinggi eksistensinya, dan semoga semakin banyak ilustrator kita yang bisa mengangkat nama Indonesia ke dunia internasional lewat karya.

Amiiin. Terima kasih ya, Kak Gina. Selamat terus berkarya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *