Kisah Satwa Langka Indonesia

Kita mungkin sudah familiar dengan Orang Utan atau Trenggiling. Bila mendengar nama-nama hewan itu, dengan segera kita bisa membayangkan wujud mereka.

Tetapi, bagaimana dengan Mentok Rimba? Atau Tangkasi, Yaki, dan ikan Mola-mola? Mungkin hanya sebagian kecil dari kita yang pernah mendengar nama hewan-hewan itu, apalagi mengetahui bentuk dan wujudnya. Padahal, mereka semua berhabitat di Indonesia tercinta.

Melalui “Kisah Satwa Langka Indonesia”, kita akan diperkenalkan dengan 20 hewan khas negeri kita yang – sayangnya – populasinya makin menyusut dari tahun ke tahun. Penyebabnya macam-macam, dan ini dijelaskan di dalam buku. Namun bisa ditebak, semua berhubungan dengan aktivitas manusia. Perburuan liar, penebangan hutan, pencemaran lingkungan.

Memang sulit untuk tidak menghubungkan penyebab kelangkaan satwa dengan kebiasaan manusia yang buruk. Tapi jangan khawatir… isi buku ini tidak semiris itu kok.

SatwaLangka-1

Dalam “Kisah Satwa Langka Indonesia” ada juga tokoh-tokoh manusia yang baik. Ada polisi patroli hutan yang dengan sigap menangkap para penyelundup trenggiling. Ada Ari, petugas pelindung satwa yang menyelamatkan seekor anak gajah yang kehilangan ibunya. Lalu, ada seorang gadis kecil yang dengan berani melepaskan dua ekor orang utan dari dalam kurungan.

Kesimpulannya, “Kisah Satwa Langka Indonesia” bagus sekali dibaca bersama dengan anak-anak usia sekolah dasar. Selain bisa mendapatkan informasi mengenai hewan-hewan langka Indonesia, anak-anak bisa sekalian belajar mengenai karakter manusia yang patut maupun tidak patut ditiru.

SatwaLangka-2

Sebagai tambahan, di bagian belakang buku ini juga disediakan kartu pengetahuan tentang satwa langka. Isinya berupa nama populer dan nama latin dari masing-masing hewan, ditambah dengan habitat, jumlah populasi, dan ancaman yang menyebabkan kelangkaan hewan tersebut.

Agustina Sugianto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *