Ya, Kami Berbeda

Bila membicarakan tentang perbedaan antar manusia, biasanya kita akan berpikir mengenai ras, budaya, atau warna kulit. Buku “Ya, Kami Berbeda” ini mengajak kita melihat perbedaan dari persepsi baru.

Tokoh utama dalam cerita ini adalah seorang anak laki-laki tanpa nama yang memiliki banyak teman. Dari halaman awal sampai akhir, pembaca akan melihat bahwa sang bocah ternyata punya kebiasaan atau hobi yang berbeda dari teman-temannya.

KamiBerbeda-1

Jika teman yang bernama Hani suka bersepeda, maka si bocah lebih suka berjalan kaki. Jika teman yang bernama Santi suka memainkan biola, si bocah lebih suka memainkan gendang. Meski kebiasaan dan hobi anak-anak dalam cerita ini berbeda, mereka semua bisa berteman dan bermain bersama.

Dalam cerita yang terkesan ringan, tersirat realita bagi anak-anak kecil: Mereka tidak terlalu peduli dengan perbedaan latar belakang sosial atau budaya. Yang mereka lihat sehari-hari dari teman-teman mereka adalah hobi atau kebiasaan mereka.

KamiBerbeda-2

Melalui buku yang diilustrasi dengan apik ini, kita bisa mengajak anak-anak untuk menerima perbedaan sebagai sesuatu yang memperkaya pertemanan, bukan mempersempit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *