50 Hikayat Putri Nusantara

Si Kecil kena “demam princess“? Perkenalkanlah padanya sejumlah princess dari negeri sendiri. Ya, Indonesia juga punya beragam putri dengan berbagai kisah. Dalam buku ini, kisah para putri Nusantara tersebut dituturkan lengkap dengan ilustrasi cantik yang menggambarkan kekayaan pakaian dan budaya mereka.

hikayat-putri_coverSebagian besar cerita mengisahkan bagaimana para putri cantik jelita ini mendapatkan jodoh yang sepadan (atau, di beberapa cerita, bagaimana mereka menghindari pinangan raja yang bertabiat buruk). Dan, layaknya cerita rakyat, unsur magis mewarnai kisah-kisah mereka, seperti manusia yang berubah jadi hewan atau sebaliknya, dan kekuatan sakti para tokoh cerita.

hikayat_4

Secara keseluruhan, para putri dalam buku ini menunjukkan karakter tradisional yang masih diharapkan masyarakat kita dari sosok perempuan: lembut hati, suka menolong, dan rela berkorban. Putri Kemaro, misalnya, terjun ke laut untuk mengakhiri bencana kekeringan yang telah menyengsarakan rakyat Negeri Musi. Begitu pula Putri Mandalika dari Nusa Tenggara Barat, yang memilih ditelan laut untuk menghindarkan kerajaannya dari malapetaka. Pengorbanan Putri Mandalika menjadi legenda di balik tradisi nyale atau menangkap cacing laut oleh masyarakat Lombok.

hikayat_mandalika

Namun, ada pula beberapa putri yang memiliki karakter lebih kuat. Misalnya, Putri Bagus Kuning dari Sumatera Selatan, yang dikisahkan amat mencintai agama Islam dan menyebarkan ajaran agama dengan lembut. Tapi, saat berhadapan dengan Siluman Kera yang jahat, Putri Bagus Kuning dengan berani melawan dan pada akhirnya berhasil mengalahkan sang siluman.

hikayat_baguskuning

Ada pula Putri Ratna Ayu Wideradin yang suka melukis dan menulis syair, Putri Marimbow yang jago bela diri dan melempar tombak, serta Putri Luhu dari Maluku —  satu-satunya pewaris takhta kerajaan Luhu yang berhasil meloloskan diri dari penjajah Belanda. Putri-putri dengan karakter kuat ini berpotensi menjadi inspirasi positif bagi anak-anak.

hikayat_luhu

Yang seru, setiap cerita disertai fakta yang seakan mengimbangi “kemitologisan” cerita, seperti fakta tentang makam Putri Bagus Kuning di Palembang dan keberadaan Candi Prambanan yang menyertai kisah Roro Jonggrang.

hikayat_5

Yang disayangkan, buku cantik ini masih mencantumkan pesan moral eksplisit di akhir cerita — tradisi lama dalam penerbitan cerita rakyat dan dongeng yang agaknya susah dihilangkan. Padahal, anak-anak kini kian cerdas dan kritis. Mereka bisa menyimpulkan hikmah cerita sendiri, yang belum tentu sama dengan pesan yang diberikan oleh penerbit. Dan yang terpenting, ruang untuk menyimpulkan sendiri moral cerita bisa membuat anak lebih menikmati cerita tanpa merasa digurui.

hikayat_pesanmoral

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *