Ensiklopedi Negeriku: Permainan Tradisional

Gasin, bentengan, dan congklak. Bagi para guru dan orangtua, mungkin permainan-permainan tersebut terdengar akrab di telinga. Sewaktu kecil, kita pasti pernah memainkan salah satunya bersama teman-teman.

Namun, bagi anak-anak dari generasi milenial, nama permainan-permainan tersebut bisa jadi terdengar asing. Apalagi, anak masa sekarang lebih akrab dengan permainan yang terdapat pada gadget. Mereka tinggal menggunakan ujung-ujung jari mereka, dan itu sudah disebut bermain. Padahal, istilah bermain seharusnya lebih “heboh” dan menyenangkan.

Nah, melalui buku “Ensiklopedi Permainan Tradisional”, anak-anak bisa belajar untuk mengenal kembali bentuk-bentuk permainan seru yang makin tergerus arus zaman. Inilah permainan-permainan yang menuntut lebih banyak gerak tubuh, interaksi bersama teman, kerja sama, bahkan strategi untuk mengalahkan pesaing.

Ensi-Mainan1

Jenis permainan tradisional di dalam buku ini dibagi menjadi beberapa kategori. Ada permainan ramai-ramai seperti petak umpet. Ada permainan dengan alat, seperti ketapel dan karambol. Ada pula permainan dengan nyanyian, seperti domikado. Tak ketinggalan, ada juga permainan di atas tanah seperti gundu dan engklek.

Tak hanya itu. Ada banyak lagi permainan seru yang dijabarkan di dalam buku ini: lompat tali, congklak, bekel, pesan berantai, ludo, ular tangga, bahkan sampai permainan khas Hari Kemerdekaan 17 Agustus, seperti balap karung dan lomba makan kerupuk.

Semua dibahas dengan lengkap. Kita bisa menemukan asal daerah dari permainan tersebut serta penjelasan singkat dan cara memainkannya. Ilustrasinya yang lucu dan menarik juga sangat membantu dalam memahani permainan-permainan tersebut.

Ensi-Mainan2

“Ensiklopedi Permainan Tradisional” adalah buku tak hanya menarik dibaca, tapi juga bermanfaat. Sepertinya buku ini juga menyimpan tantangan tersembunyi bagi orangtua dan guru. Karena rasanya tidak ada satu anak pun di dunia ini yang suka membaca tentang permainan tanpa mencobanya, maka sambil membahas tentang permainan tradisional yang ada di dalam buku, ada baiknya bila orangtua dan guru mengajak anak-anak untuk mencoba permainan-permainan tersebut.

Jadi, untuk siapakah “Ensiklopedi Permainan Tradisional” ini ditulis? Mungkin, jawabnya adalah untuk semua pihak. Orangtua dan guru bisa menjadikannya sarana untuk mencari ide aktivitas bagi anak. Sementara itu, anak-anak bisa membacanya sendiri bila ingin mengetahui lebih jauh tentang berbagai permainan tradisional yang dulu pernah terkenal di negeri mereka.

Agustina Sugianto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *